Perintis infrastruktur ICT pendidikan kejuruan Indonesia. Mantan Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Kemdikbud dan Direktur Sekretariat SEAMEO 2015–2019.
Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto adalah salah satu arsitek modernisasi pendidikan kejuruan di Indonesia. Sebagai Direktur Dikmenjur (1998–2006), ia memelopori penetrasi internet ke ribuan SMK dan merancang program SMK Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) untuk sektor-sektor dengan permintaan global — perhotelan, pariwisata, teknologi informasi, dan maritim.
Setelah memimpin SEAMOLEC, ia menjabat Direktur Sekretariat SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) periode 1 April 2015 – 31 Maret 2019, mengoordinasikan agenda pendidikan 11 negara Asia Tenggara. Hingga kini ia aktif mengadvokasi adopsi teknologi mutakhir — Metaverse, Digital Twin, dan AI — untuk pendidikan vokasi Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Memelopori infrastruktur ICT untuk SMK dan menggagas program SMK RSBI.
Memimpin pusat regional pembelajaran terbuka jarak jauh Asia Tenggara di Jakarta.
Mengoordinasikan kebijakan pendidikan 11 negara anggota SEAMEO, termasuk peringatan 50 tahun organisasi pada 2015.
Aktif mempromosikan adopsi Metaverse, Digital Twin, dan teknologi imersif untuk pendidikan menengah kejuruan.
Memelopori konektivitas internet dan laboratorium komputer ke ribuan SMK di seluruh Indonesia sejak akhir 1990-an.
Merancang program Rintisan Sekolah Berstandar Internasional dengan target 10% lulusan bekerja di industri global.
Memimpin Sekretariat SEAMEO 2015–2019, mengoordinasikan agenda pendidikan 11 negara Asia Tenggara.
Diberikan oleh Yayasan SDM-IPTEK atas kontribusi di bidang ilmu dasar dan pendidikan.
Penghargaan negara atas pengabdian jangka panjang sebagai aparatur sipil negara di sektor pendidikan.
Inisiator program untuk menghasilkan lulusan SMK berkartu biru — yang mampu menciptakan lapangan kerja.
Biaya sekolah sebenarnya dapat diperoleh apabila sekolah itu kreatif dan memaksimalkan unit produksi yang dimiliki.
— Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto